Angin pagi menyapaku
Seolah-olah berkata
Namun ku tak mengerti
Apa yang dikatakannya
Yang terdengar hanya
Maka
Di sisi ruang hampa itu
Dalam diamku
Hatiku pun berbisik
“Bingung” Desis-desis hampa
Kutanya pada pohon
Apa jawabannya
Yang ada hanya lambaian daun-daun
Dan gemerisik ranting berjatuhan
Kutanya pada air
Namun kutanya apa jawabnya
Yang terdengar hanya
Alunan air mengalir
Andai aku pahami
Jeritan-jeritan mereka selama ini
Mungkin kumengerti
Kepedihan yang selama ini terjadi
Tampilkan postingan dengan label Jeritan Alam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Jeritan Alam. Tampilkan semua postingan
Sabtu, 14 Maret 2009
Jeritan Alam
Diposting oleh H@ntono Rudy di 08.40Label: Jeritan Alam
Subscribe to:
Postingan (Atom)




